KBBAcehnews.com | Aceh Selatan – Komitmen menghadirkan transparansi dan edukasi kepada masyarakat kembali ditunjukkan melalui tayangan terbaru Podcast Kito – Sahabat Zakat yang resmi mengudara di channel YouTube pada Selasa, 14 April 2026 pukul 20.00 WIB.
Mengangkat tema “Data, Fakta, dan Manfaat: Mengawal Amanah Umat”, episode ini menghadirkan diskusi yang tidak hanya informatif, tetapi juga menggugah kesadaran akan pentingnya menjaga amanah zakat dengan penuh tanggung jawab.
Hadir sebagai narasumber, Ir. Dariyus, MM, yang dikenal memiliki pengalaman panjang dalam dunia audit dan pengawasan pemerintahan. Sementara itu, jalannya dialog dipandu dengan hangat oleh Saidi Hasan, S.Hi seorang Jurnalis dan Pengurus MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan.
Dalam pemaparannya, Ir. Dariyus, MM menyampaikan pesan tegas namun penuh makna: pengelolaan zakat tidak boleh dipandang sebagai rutinitas administratif semata.
Menurutnya, dana zakat dan Infak adalah amanah besar yang tidak hanya dipertanggungjawabkan di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Allah SWT.
“Zakat dan Infak bukan sekadar angka dalam laporan keuangan. Di dalamnya ada kepercayaan umat, ada harapan masyarakat, dan ada tanggung jawab moral yang sangat besar,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pengawasan merupakan pilar utama dalam menjaga amanah tersebut. Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa dalam pengelolaan dana publik, termasuk zakat dan Infak, selalu terdapat potensi risiko yang tidak boleh diabaikan.
Mulai dari kelalaian terhadap aturan, kesalahan sumber daya manusia, hingga potensi kolusi, semuanya dapat menjadi celah yang merusak kepercayaan publik jika tidak dikendalikan dengan baik.
“Risiko itu pasti ada. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengelola dan mengendalikannya agar tujuan mulia dari zakat tetap tercapai,” tegasnya.
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam diskusi tersebut adalah peran data dan dokumentasi.
Dengan gaya khas seorang auditor, Ir. Dariyus menyampaikan prinsip sederhana namun sangat kuat:
“Jika tidak ada bukti, maka dianggap tidak ada.”
Ia menegaskan bahwa data adalah bukti, sementara dokumen adalah perlindungan. Tanpa keduanya, sebuah lembaga akan sulit mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangannya.
Ketertiban administrasi, menurutnya, menjadi cermin profesionalitas. Lembaga yang tertib akan tenang saat diaudit, sedangkan yang tidak tertib justru akan menghadapi tekanan dan potensi temuan.
Dalam kesempatan tersebut, Ir. Dariyus juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan.
Ia melihat adanya upaya nyata dalam memperkuat tata kelola, mulai dari peningkatan transparansi, penataan administrasi, hingga penguatan sistem dan sumber daya manusia.
Langkah-langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan bahwa dana umat dikelola secara amanah dan profesional.
Tidak hanya berbicara soal sistem dan pengawasan, episode ini juga menghadirkan pesan yang menyentuh sisi kemanusiaan.
Zakat adalah jembatan kepedulian. Ia bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Di setiap zakat yang ditunaikan, tersimpan doa-doa dari mustahik, terselip harapan untuk kehidupan yang lebih baik, dan terbangun kekuatan sosial yang mempererat ukhuwah umat.
Melalui pengelolaan yang amanah, zakat menjadi bukti bahwa kebaikan masih hidup dan terus bergerak di tengah masyarakat.
Menutup perbincangan, Saidi Hasan menyampaikan pesan reflektif yang menggugah.
“Amanah tidak cukup dijaga dengan niat baik saja. Ia harus dijaga dengan sistem yang kuat, data yang akurat, pengawasan yang ketat, dan integritas yang kokoh,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
“Setiap zakat yang kita tunaikan bukan hanya membantu sesama, tetapi juga membersihkan harta dan menghadirkan keberkahan dalam hidup kita. Mari kita jaga amanah ini bersama,” tutupnya.
Menjadi Bagian dari Gerakan Kebaikan
Tayangan ini menjadi pengingat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi gerakan kebaikan yang membutuhkan kepercayaan dan partisipasi bersama.
Melalui Podcast Kito – Sahabat Zakat, Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan terus berupaya menghadirkan ruang edukasi yang transparan, inspiratif, dan membangun kepercayaan publik.
Karena pada akhirnya,
ketika amanah dijaga, keberkahan akan terjaga. (Red)