Turun ke Lahan, Danrem 012/Teuku Umar Tebar Benih Lele di Aceh Selatan: TNI Gaspol Dukung Ketahanan Pangan

Akurat Mengabarkan - 14 April 2026
Turun ke Lahan, Danrem 012/Teuku Umar Tebar Benih Lele di Aceh Selatan: TNI Gaspol Dukung Ketahanan Pangan
omitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan tidak lagi sebatas slogan. Komandan Korem 012/Teuku Umar, Kolonel Inf Windarto, turun langsung ke lapangan meninjau sekaligus menggerakkan produksi pangan di wilayah.  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAcehnews.com | Aceh Selatan — Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan tidak lagi sebatas slogan. Komandan Korem 012/Teuku Umar, Kolonel Inf Windarto, turun langsung ke lapangan meninjau sekaligus menggerakkan produksi pangan di wilayah.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kompi Produksi Kodim 0107/Aceh Selatan di Desa Jilatang, Kecamatan Samadua, Selasa (13/4/2026), Danrem bahkan ikut menebar ribuan benih ikan lele sebagai simbol sekaligus langkah nyata penguatan sektor perikanan lokal.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Di tengah tantangan ketahanan pangan, keberadaan Kompi Produksi dinilai menjadi bukti bahwa TNI mulai mengambil peran strategis dalam menjaga stabilitas kebutuhan dasar masyarakat.

Didampingi jajaran Korem, termasuk Kasrem, Danyon 116/Garda Samudera, serta para perwira staf, Danrem meninjau langsung aktivitas pelton perikanan yang menjadi salah satu tulang punggung program tersebut.

Dari laporan jajaran Kodim, Kompi Produksi 0107/Aceh Selatan saat ini mengelola tiga sektor utama: perikanan, peternakan, dan pertanian. Pelton perikanan fokus pada budidaya ikan lele, peternakan mengembangkan ayam petelur, sementara sektor pertanian menggarap jagung, pepaya unggulan, hingga sayur-mayur.

Menariknya, hasil produksi tersebut tidak hanya berhenti di internal satuan. Ikan lele yang dibudidayakan telah mulai menyuplai kebutuhan dapur MBG hingga warung makan di wilayah Samadua dan Tapaktuan.

Artinya, program ini sudah menyentuh ekonomi riil masyarakat.

“Saya mengapresiasi langkah Kodim 0107/Aceh Selatan. Ini bukan hanya program, tapi solusi nyata untuk ketahanan pangan,” tegas Kolonel Windarto.

Ia menegaskan, kehadiran TNI harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan.

“Melalui perikanan, peternakan, dan pertanian, kita ingin TNI hadir langsung membantu masyarakat. Ini harus terus dikembangkan,” ujarnya.

Lebih jauh, Danrem mendorong agar program Kompi Produksi tidak berhenti sebagai proyek percontohan semata, melainkan terus ditingkatkan baik dari sisi kualitas maupun kapasitas produksi.

Jika dikelola serius dan berkelanjutan, program ini berpotensi menjadi model ketahanan pangan berbasis satuan yang bisa direplikasi di daerah lain.

Di tengah dinamika ekonomi dan ancaman krisis pangan global, langkah konkret seperti ini menjadi sinyal bahwa kolaborasi antara institusi negara dan masyarakat adalah kunci menjaga ketahanan pangan daerah. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!