KBBAcehnews.com | Tapaktuan — Wakil Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2027 pada Selasa, 14/04/2026 di Rumoh Agam Tapaktuan.

Kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda, DPRK Aceh Selatan, tokoh masyarakat, alim ulama, serta perwakilan Pemerintah Aceh tersebut menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah ke depan.
Dalam sambutannya, Wabup Baital Mukadis menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tahapan krusial sebagai penjabaran tahun kedua dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2025–2029.
“Forum ini bertujuan untuk menajamkan serta menyelaraskan usulan program dan kegiatan dari tingkat kecamatan dengan rancangan akhir rencana kerja OPD, sekaligus memastikan adanya sinergi antar perangkat daerah agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Baital.
Ia juga memaparkan sejumlah capaian makro pembangunan daerah tahun 2025. Di antaranya, laju pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 3,00 persen, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,89 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,79, serta tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,39 persen.
Meski demikian, Baital mengingatkan bahwa masih banyak tantangan strategis yang harus dihadapi, seperti penguatan penerapan syariat Islam, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Untuk tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menetapkan tema pembangunan yaitu “Meningkatkan Penerapan Syariat Islam, Sejahtera, Berdaya Saing dan Partisipatif”.
Berdasarkan tema tersebut, terdapat tujuh prioritas pembangunan yang menjadi fokus utama, meliputi penguatan syariat Islam secara kaffah, pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan produktivitas ekonomi, tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional, peningkatan layanan kesehatan, pemerataan pendidikan berbasis Islam dan modern, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan tanggap bencana.
Lebih lanjut, pemerintah daerah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2027 mencapai 4,64 persen, dengan tingkat pengangguran terbuka ditekan menjadi 4,03 persen.
“Melalui Musrenbang ini, saya berharap setiap usulan benar-benar merupakan kebutuhan prioritas masyarakat. Saya juga menginstruksikan seluruh kepala OPD agar cermat dalam menyusun program yang sesuai dengan pagu indikatif dan berorientasi pada kepentingan publik,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027 dengan harapan seluruh pihak dapat bersinergi membangun Aceh Selatan yang lebih maju, produktif, dan madani. (Red)