Sepenggal Kisah Pasca Banjir Aceh: Jangan Menangis Lagi Mualem !

Akurat Mengabarkan - 21 Desember 2025
Sepenggal Kisah Pasca Banjir Aceh: Jangan Menangis Lagi Mualem !
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:
KBBAceh.News | Banda Aceh – Satu lagi video yang bikin mata saya berkaca kaca dan alhamdulillah .. akhirnya saya bisa berkomunikasi dengan orang yang ada di video tersebut.
Video ini sempat viral di minggu pertama pasca banjir di Aceh. Ucapan penyemangat seorang rakyat Aceh kepada Gubernur yang ia cintai.
“Itu saya bang, nama saya Azir.
Saya tinggal di kota takengon, Aceh Tengah” katanya ketika saya menanyakan nama dan lokasi orang di video tersebut.
Ya Allah..ya Robbi perasaanku campur aduk dan mulai panas rasanya mataku, ga nyangka bisa ngobrol walaupun lewat chat.
“Tidak ada kesengajaan saya membuat video ini, minggu pertama musibah saya berangkat ke perbatasan kabupaten membeli beras untuk ibu saya.
“Nak, kalau pergi terus ada rezeki belikan beras, sore ini terakhir kita masak.” ucap ibu saya.
“Bismillah, dengan tekad kuat semangat yang membara saya menerobos jembatan putus dan jalanan air berlumpur sisa banjir.
Emosi saya pecah, nafas saya pendek karena memikul beras, berjalan kaki belasan kilo, dalam hati, jadikan musibah ini sebagai pahala saya ya rab.. “
“Lillahi ta’la tidak ada saya konsepkan,
tidak ada saya catat, tidak ada saya hapal.
Apa yang terfikirkan otak itu yg saya teriakan,
saya kehausan waktu itu, emosi saya pecah,
perut saya lapar, nafas saya pendek,
perut saya keram, cuman wajah ibu dan keluarga yg terbayang”.
“Harusnya saya tidak memikul 1 karung beras, melainkan 2 karung tetapi dalam perjalanan saya ketemu seorang anak usia 4 tahun yg sedang sakit dan di pangku oleh bapaknya. Saya memberikan dia sejumlah uang untuk beli obat, ketika sampai di perbatasan uang saya sudah kurang untuk
membeli 2 karung beras, akhirnya saya hanya membeli 1 karung.
Jalan sembari berdoa, ” Allah ya Allah kalau ini ujianmu, jadikan sebagai pahala dan penggugur dosaku, undang saya ke baitullahmu setelah ini ya Allah”
Inilah ucapan yang ia teriakkan kepada Gubernurnya :
Hasbunallah wa ni’mal wakil, Mualim!
Jangan nangis-nangis lagi! Mualim!
Konflik Aceh sudah kita hadapi. Damai sudah kita pelihara, Mualim!
Bencana Aceh sudah kita tangani!
Gempa Serempah di dataran tinggi Tanoh Gayo sudah kita hadapi, Mualim!
Covid-19 sudah kita lalui juga, Mualim!
Bencana longsor dan banjir Sumatera sama-sama kita lalui, Mualim!
Jangan nangis-nangis lagi!
Masyarakat bersamamu, Mualim! Jangan cengeng!
Aceh itu adalah rahim para pejuang!
Bangsa yang paling sulit untuk ditaklukkan
Bangun, Mualim! Kalau pemimpin menangis kami masyarakat lemah Mualim!
Kalimat yang keluar dari mulutnya sangat luar biasa. Padahal tanpa skrip dan tanpa rencana. Keluar Spontan. Tapi sangat menghujam ke dalam hati.
Udah ga usah panjang panjang dadaku dah mulai sesak pengen nangis lagi.
Andrian (FB: Andrian Saputra)
21 Desember 2025
1 Rajab 1447H
Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!