Satpol Airud Polres Aceh Barat Evakuasi Warga Lansia Saat Banjir Rendam Gampong Gunong Rambong AQ

Akurat Mengabarkan - 28 November 2025
Satpol Airud Polres Aceh Barat Evakuasi Warga Lansia Saat Banjir Rendam Gampong Gunong Rambong AQ
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAceh.News | Meulaboh – Personel Satpol Airud Polres Aceh Barat kembali melakukan aksi kemanusiaan dengan mengevakuasi pasangan suami-istri (pasutri) lansia yang terdampak banjir di Gampong Gunong Rambong, Kecamatan Woyla, Kamis (27/11/2025). Operasi penyelamatan digelar setelah pihak desa melaporkan bahwa pasangan lansia tersebut sudah dua hari tidak pulang ke rumah akibat terjebak banjir.

Wilayah Gampong Gunong Rambong menjadi salah satu titik terparah terdampak luapan air. Dari total 65 KK, sebanyak 62 rumah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 1 meter. Sebanyak 60 warga dewasa ikut terdampak, sementara Balai Desa dijadikan titik pengungsian utama. Tidak ada korban jiwa, namun terdapat lima warga yang sakit dan membutuhkan pemantauan.

Evakuasi dilakukan oleh Satpolairud Polres Aceh Barat yang dipimpin Kasat Polairud IPTU Karianta bersama Bripka Qudratna Aprilsa dan Bripka Dedi Junaidi, menggunakan Raber Boat dan truk dinas Canter. Lokasi evakuasi berjarak lebih kurang 2 kilometer dari titik pengungsian sehingga petugas harus bergerak perlahan menembus genangan air yang terus meningkat.

Korban yang berhasil dievakuasi merupakan pasangan lansia, yakni Nurasyiah (65) dan suaminya Tgk. Safi’i (70), yang dikenal sebagai Imum Cek Gampong Gunong Rambong. Tgk. Safi’i merupakan tokoh agama yang dihormati masyarakat setempat, sehingga laporan bahwa keduanya tidak pulang selama dua hari membuat warga sangat khawatir. Saat ditemukan, keduanya berada dalam kondisi lemah di rumah yang telah dikepung banjir, sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan perahu karet oleh tim Satpolairud.

Evakuasi ini dilakukan atas permintaan langsung Keuchik Gampong Gunong Rambong, T. Nurdin, setelah kedua lansia tersebut dilaporkan tidak kembali ke rumah selama dua hari. Kondisi banjir yang semakin tinggi membuat warga khawatir akan keselamatan mereka, terlebih keduanya memiliki peran penting dalam kehidupan sosial-keagamaan di gampong.

Ketika ditemukan, pasangan lansia itu berada dalam kondisi lemah akibat terjebak di rumah yang sudah dikepung banjir. Petugas kemudian memapah dan mengangkat keduanya menuju perahu karet untuk dibawa ke lokasi aman.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Karianta, menyampaikan bahwa tim bergerak cepat setelah menerima laporan dari Keuchik. “Informasi bahwa pasutri lansia ini tidak pulang selama dua hari membuat situasi semakin kritis. Kami langsung mengerahkan personel untuk memastikan keselamatan mereka. Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat ketinggian air dan jarak tempuh yang cukup jauh,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polres Aceh Barat terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan perangkat gampong untuk memonitor situasi banjir yang berpotensi kembali meningkat akibat cuaca buruk. Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan sinergi semua pihak demi keselamatan masyarakat.

Hingga pukul 18.00 WIB, rangkaian evakuasi berjalan aman dan lancar. Aparat gabungan dan warga tetap bersiaga untuk menghadapi kemungkinan banjir susulan. Masyarakat yang masih bertahan di rumah juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika membutuhkan bantuan.

Aksi penyelamatan ini menegaskan komitmen Polres Aceh Barat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya pada masa-masa darurat. (Muhibbul Jamil)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Mukarramah Fadhullah Dorong Kader PKK Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Mukarramah Fadhullah Dorong Kader PKK Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Berita   Nanggroe   News
JKA Dipreteli, Nyawa Rakyat Aceh Dipertaruhkan

JKA Dipreteli, Nyawa Rakyat Aceh Dipertaruhkan

Berita   Headline   News
“𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗰𝗲𝗵? 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗛𝗶𝗸𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 ‘𝗦𝗲𝗿𝗮𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗸𝗸𝗮𝗵’ 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮!”

“𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗰𝗲𝗵? 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗛𝗶𝗸𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 ‘𝗦𝗲𝗿𝗮𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗸𝗸𝗮𝗵’ 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮!”

News   Peristiwa
Bekas Longsoran Batu Menggantung di Jalur Tapaktuan–Medan, Ketua RAPI Aceh Selatan Desak Penanganan Cepat

Bekas Longsoran Batu Menggantung di Jalur Tapaktuan–Medan, Ketua RAPI Aceh Selatan Desak Penanganan Cepat

Berita   Nanggroe   News
Dikebut TNI, Dua Jembatan Strategis di Aceh Selatan Masuki Tahap Konstruksi Penting

Dikebut TNI, Dua Jembatan Strategis di Aceh Selatan Masuki Tahap Konstruksi Penting

Berita   Nanggroe   News
Di Tepi Krueng Kluet, Kepemimpinan RAPI Lokal Kluet Utara Resmi Beralih ke Azhardi JZ01TLN

Di Tepi Krueng Kluet, Kepemimpinan RAPI Lokal Kluet Utara Resmi Beralih ke Azhardi JZ01TLN

Berita   Headline   News
Pemasangan Lanjutan Jembatan Aramco di Pasi Rasian dikerjakan Secara Gotong Royong oleh TNI dan Warga

Pemasangan Lanjutan Jembatan Aramco di Pasi Rasian dikerjakan Secara Gotong Royong oleh TNI dan Warga

Berita   Nanggroe   News
Harga Pupuk Subsidi Melebihi Het, Lsm Kaliber Aceh Desak KP3 Evaluasi Seluruh Distributor dan Kios di Aceh Tenggara

Harga Pupuk Subsidi Melebihi Het, Lsm Kaliber Aceh Desak KP3 Evaluasi Seluruh Distributor dan Kios di Aceh Tenggara

Berita   Nanggroe   News
Petani Leuser Mengeluh, Harga Pupuk Urea Subsidi Tembus Rp125 Ribu per Zak

Petani Leuser Mengeluh, Harga Pupuk Urea Subsidi Tembus Rp125 Ribu per Zak

Berita   Headline   News
Satreskrim Polres Aceh Selatan Ringkus Pelaku Pencurian Minyak Nilam di Kluet Utara

Satreskrim Polres Aceh Selatan Ringkus Pelaku Pencurian Minyak Nilam di Kluet Utara

Berita   Nanggroe   News
error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!