PT Laot Bangko Tutup Akses Jalan Kebun: Warga Dusun Lae Sukat Siap Bongkar paksa Portal jalan.

Akurat Mengabarkan - 4 November 2025
PT Laot Bangko Tutup Akses Jalan Kebun: Warga Dusun Lae Sukat Siap Bongkar paksa Portal jalan.
Hendra Koordinator Aksi  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAceh.News | Subulussalam, – Warga Dusun Lae Sukat, Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, kembali tersulut kemarahannya terhadap aktivitas PT Laot Bangko. Senin,03/11/2025,

Puluhan warga tampak berkumpul di lokasi penutupan jalan menuju kebun mereka setelah perusahaan memasang portal dan menghalangi akses ke lahan garapan warga.

Menurut Hendra, salah satu perwakilan warga, tindakan perusahaan sudah “sering membuat gaduh dan memperkeruh konflik agraria” di Kota Subulussalam. Dia menyebutkan bahwa sebelumnya perusahaan juga membuat parit besar (disebut “parit gajah”) yang memutus akses warga ke kebun, serta mengakibatkan jalan utama menuju makam Kerajaan Sultan Daulat menjadi ambruk akibat aktivitas perusahaan.

“Kami bukan menolak investasi, namun ketika akses kebun kami diputus tanpa dialog, kapan kami bisa bekerja? Ini hak hidup kami,” ujar Hendra.

Warga kemudian bergerak menuju kantor Polres Subulussalam dan melaporkan kejadian ini, namun upaya tersebut belum menimbulkan titil temu. Jika dalam waktu 1×24 jam portal jalan tidak dibuka, makan dengan pakasa, warga akan membongkar portal yang dipasang oleh perusahaan sebagai bentuk protes dan klaim hak akses jalan yang selama ini digunakan sebagai jalan umum menuju kebun.

Mereka pun menuntut pemulihan akses segera, serta agar pemerintah setempat aktif turun tangan menyelesaikan konflik agraria yang sudah berlangsung lama.

Waega juga mendesak Pemerintah Kota Subulussalam harus kongkrit menegakkan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Pasal 6, yang menegaskan pemegang HGU wajib memperhatikan kepentingan umum dan tidak boleh menghilangkan akses jalan masyarakat yang telah lama digunakan.

Dengan akses kebun yang terputus, warga terancam kehilangan mata pencaharian dan hak mereka atas lahan yang selama ini mereka kelola.

Jika tidak cepat ditangani, konflik ini bisa melebar dan memperuncing kondisi sosial di wilayah Kota Subulussalam.

Warga juga berharap Kepada team GTRA Pemerintah Kota Subulussalam dan BPN agar memverifikasi ulang peta HGU perusahaan dan memastikan tidak ada lahan warga yang tercampur atau diklaim secara tidak sah.

Warga Lae Sukat menyatakan bahwa mereka bersiap melakukan pembongkaran portal secara paksa jika perusahaan tidak segera merespon.

Situasi ini menuntut perhatian serius dari pemerintah Kota Subulussalam agar hak masyarakat kecil tidak diabaikan dalam dinamika investasi perkebunan. Sebab, seperti yang mereka sampaikan: “Tanah kami, kebun kami, hidup kami, itu harga mati!! ” tutup warga lae sukat. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Transformasi Digital Jadi Fokus, Gubernur Aceh Tekankan Transparansi di RUPS Bank Aceh Syariah 2025

Transformasi Digital Jadi Fokus, Gubernur Aceh Tekankan Transparansi di RUPS Bank Aceh Syariah 2025

Berita   Nanggroe   News
Waspada Cuaca Ekstrem, Sekda Aceh Instruksikan Posko Siaga Nonstop 24 Jam

Waspada Cuaca Ekstrem, Sekda Aceh Instruksikan Posko Siaga Nonstop 24 Jam

Berita   Nanggroe   News
Meski Mundur, Oknum Kades Diduga Masih Kuasai Dana Desa, Kaliber Desak Kejari Bertindak

Meski Mundur, Oknum Kades Diduga Masih Kuasai Dana Desa, Kaliber Desak Kejari Bertindak

Berita   Nanggroe   News
Doa Nenek Jadi Kekuatan, Edi Saputra Melaju ke Audisi Dangdut Academy

Doa Nenek Jadi Kekuatan, Edi Saputra Melaju ke Audisi Dangdut Academy

Berita   Nanggroe   News
Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Genjot Pembangunan Jembatan Pasi Rasian

Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Genjot Pembangunan Jembatan Pasi Rasian

Berita   Nanggroe   News
Mukarramah Fadhullah Dorong Kader PKK Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Mukarramah Fadhullah Dorong Kader PKK Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Berita   Nanggroe   News
JKA Dipreteli, Nyawa Rakyat Aceh Dipertaruhkan

JKA Dipreteli, Nyawa Rakyat Aceh Dipertaruhkan

Berita   Headline   News
“𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗰𝗲𝗵? 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗛𝗶𝗸𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 ‘𝗦𝗲𝗿𝗮𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗸𝗸𝗮𝗵’ 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮!”

“𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗰𝗲𝗵? 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗛𝗶𝗸𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 ‘𝗦𝗲𝗿𝗮𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗸𝗸𝗮𝗵’ 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮!”

News   Peristiwa
Bekas Longsoran Batu Menggantung di Jalur Tapaktuan–Medan, Ketua RAPI Aceh Selatan Desak Penanganan Cepat

Bekas Longsoran Batu Menggantung di Jalur Tapaktuan–Medan, Ketua RAPI Aceh Selatan Desak Penanganan Cepat

Berita   Nanggroe   News
Dikebut TNI, Dua Jembatan Strategis di Aceh Selatan Masuki Tahap Konstruksi Penting

Dikebut TNI, Dua Jembatan Strategis di Aceh Selatan Masuki Tahap Konstruksi Penting

Berita   Nanggroe   News
error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!