Penyerapan Dana Rp 200 Triliun dari Menkeu Purbaya Dinilai Sukses, Ada Bank Minta Lagi: Uangnya Habis

Akurat Mengabarkan - 27 Oktober 2025
Penyerapan Dana Rp 200 Triliun dari Menkeu Purbaya Dinilai Sukses, Ada Bank Minta Lagi: Uangnya Habis
MENKEU PURBAYA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penyerapan dana Rp 200 triliun sukses bahkan ada bank yang meminta lagi (Instagram MenkeuRI)  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAceh.News | Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa program penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menunjukkan hasil positif.

Ia mengklaim, dalam waktu singkat, kebijakan tersebut berhasil mendorong penyaluran dana ke sektor riil dengan kinerja yang memuaskan.

Fakta ini menunjukkan bahwa aliran dana pemerintah benar-benar terserap dengan cepat oleh perbankan. Ia juga mengaku mendapat laporan dari sejumlah bank bahwa dana yang diberikan sudah habis tersalurkan.

Bank minta tambah dana

Salah satu bank yang mengalami kondisi tersebut adalah Bank Mandiri.

Purbaya menyebut, Mandiri bahkan sudah mengajukan permintaan tambahan dana pemerintah untuk kembali digulirkan ke masyarakat.

“Yang Rp 200 triliun, kecuali BTN belum lapor ya berapa.

Tapi yang lain sepertinya udah makin besar deh penyerapannya.

Karena uangnya sudah habis, yang (diberikan) Rp 55 triliun itu,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/10/2025), seperti dikutip dari Kontan.co.id.

Ia menambahkan, apabila penyerapan dana oleh bank Himbara mencapai 100 persen, pemerintah siap untuk kembali menggelontorkan dana tambahan.

Langkah ini dilakukan agar momentum pertumbuhan ekonomi dapat terus terjaga.

“Ya itu bagus ya, kita lihat seperti apa ini ya kondisi ini. Kita akan lihat terus, begitu abis saya gelontorin lagi (tambahan dana),” tegasnya.

Kebijakan menggelontorkan uang ke bank berdampak ke ekonomi

Purbaya juga menilai kebijakan penempatan dana pemerintah di bank-bank Himbara mulai menunjukkan dampak nyata terhadap perekonomian nasional.

Ia menyebut, indikator pertumbuhan kredit dan penjualan ritel Bank Indonesia (BI) kini mulai bergerak naik, menandakan geliat ekonomi yang semakin kuat.

“Kalau retail sales BI mulai naik, angka yang terakhir ya. Ini kan sudah sebulan lebih.

Sudah mulai gerak, tapi saya akan monitor lagi kalo masih kurang kita dorong lagi,” tambahnya.

Secara keseluruhan, dana pemerintah sebesar Rp200 triliun itu disebarkan ke lima bank besar nasional, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Tiga bank yang masuk dalam kategori Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4 Mandiri, BNI, dan BRI masing-masing mendapatkan alokasi Rp55 triliun.

Sementara BTN dan BSI, yang tergolong KBMI 3, memperoleh dana lebih kecil, yakni Rp25 triliun dan Rp10 triliun.

BSI menjadi satu-satunya bank syariah penerima dana karena memiliki kemampuan menyalurkan pembiayaan di wilayah Aceh.

Pada 9 Oktober 2025, Purbaya mengungkapkan hasil evaluasi penyerapan dana tersebut. Ia memaparkan bahwa BTN masih menjadi bank dengan realisasi terendah dibandingkan bank Himbara lainnya.

“Kalau anda lihat tuh sebelah kanan tuh saya kasih ke Mandiri Rp 55 triliun, dia udah nyalurin 74 persen.

BTN dinilai masih kurang gencar

BRI udah nyalurin 62 persen, BNI udah 50 persen. BTN baru 19 persen,” ujarnya dalam Investor Daily Summit 2025, Jakarta, Jumat (9/10/2025).

“Padahal dia (BTN) yang ngomongnya paling kenceng ‘Desember udah habis duitnya’. (Ternyata) baru 19 persen,” tegasnya.

Meski begitu, Purbaya tetap mengapresiasi progres BTN dan memperkirakan bahwa bank tersebut akan mampu menyerap sekitar Rp10 triliun hingga akhir 2025.

Jika target itu tercapai, ia membuka peluang untuk memindahkan Rp15 triliun dari alokasi BTN ke bank lain yang lebih produktif.

 “Kecuali besok dia (BTN) menghadap saya dia bilang dia sanggup,” kata Purbaya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa BSI telah berhasil menyalurkan lebih dari 50 persen dana yang diterimanya.

Capaian tersebut dinilai cukup baik, mengingat BSI merupakan satu-satunya bank syariah dalam program ini.

Dengan hasil yang cukup menggembirakan ini, pemerintah optimistis kebijakan penempatan dana di bank Himbara mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Purbaya menegaskan, pemerintah akan terus memantau pergerakan penyaluran dana tersebut dan siap mengambil langkah lanjutan untuk memperkuat daya dorong ekonomi masyarakat. (Sumber, Tribuntrends.com)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Transformasi Digital Jadi Fokus, Gubernur Aceh Tekankan Transparansi di RUPS Bank Aceh Syariah 2025

Transformasi Digital Jadi Fokus, Gubernur Aceh Tekankan Transparansi di RUPS Bank Aceh Syariah 2025

Berita   Nanggroe   News
Waspada Cuaca Ekstrem, Sekda Aceh Instruksikan Posko Siaga Nonstop 24 Jam

Waspada Cuaca Ekstrem, Sekda Aceh Instruksikan Posko Siaga Nonstop 24 Jam

Berita   Nanggroe   News
Meski Mundur, Oknum Kades Diduga Masih Kuasai Dana Desa, Kaliber Desak Kejari Bertindak

Meski Mundur, Oknum Kades Diduga Masih Kuasai Dana Desa, Kaliber Desak Kejari Bertindak

Berita   Nanggroe   News
Doa Nenek Jadi Kekuatan, Edi Saputra Melaju ke Audisi Dangdut Academy

Doa Nenek Jadi Kekuatan, Edi Saputra Melaju ke Audisi Dangdut Academy

Berita   Nanggroe   News
Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Genjot Pembangunan Jembatan Pasi Rasian

Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Genjot Pembangunan Jembatan Pasi Rasian

Berita   Nanggroe   News
Mukarramah Fadhullah Dorong Kader PKK Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Mukarramah Fadhullah Dorong Kader PKK Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Berita   Nanggroe   News
JKA Dipreteli, Nyawa Rakyat Aceh Dipertaruhkan

JKA Dipreteli, Nyawa Rakyat Aceh Dipertaruhkan

Berita   Headline   News
“𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗰𝗲𝗵? 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗛𝗶𝗸𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 ‘𝗦𝗲𝗿𝗮𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗸𝗸𝗮𝗵’ 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮!”

“𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗰𝗲𝗵? 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗛𝗶𝗸𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 ‘𝗦𝗲𝗿𝗮𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗸𝗸𝗮𝗵’ 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮!”

News   Peristiwa
Bekas Longsoran Batu Menggantung di Jalur Tapaktuan–Medan, Ketua RAPI Aceh Selatan Desak Penanganan Cepat

Bekas Longsoran Batu Menggantung di Jalur Tapaktuan–Medan, Ketua RAPI Aceh Selatan Desak Penanganan Cepat

Berita   Nanggroe   News
Dikebut TNI, Dua Jembatan Strategis di Aceh Selatan Masuki Tahap Konstruksi Penting

Dikebut TNI, Dua Jembatan Strategis di Aceh Selatan Masuki Tahap Konstruksi Penting

Berita   Nanggroe   News
error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!