Penumpang KMP Labuhan Haji Terkatung – Katung, Keluhkan Mahalnya Harga Makanan

Akurat Mengabarkan - 10 September 2020
Penumpang KMP Labuhan Haji Terkatung – Katung, Keluhkan Mahalnya Harga Makanan
  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Tapaktuan, KBBACEH.news – Ratusan penumpang KMP Labuhanhaji yang ingin menuju ke Simeulue, terkatung – katung di kompek Pelabuhan Penyeberangan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan.

Terkatung – katungnya para penumpang tersebut dipicu ombak besar yang menyebabkan KMP Labuhanhaji menunda berlayar, sejak Rabu hingga Kamis (9-10/9/2020).

“Kapal sempat berlayar namun ketika sampai ditengah laut, kapal memutar arah kembali ke pelabuhan Labuhanhaji, karena ombak besar,” ungkap sejumlah penumpang kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Sehingga, lanjutnya, para penumpang telah dua hari terkatung – katung dan memilih bermalam di KMP Labuhanhaji, dalam kondisi persedian keuangan semakin menipis.

“Kami khawatir jika kapal juga tidak berangkat, persedian keuangan kami sudah menipis apalagi harga makanan di warung – warung sini sangat mahal Rp. 18.000/porsi,” keluhnya.

Camat Labuhanhaji, Gusmawi Mustafa SE ketika diminta tanggapannya mengaku tidak mengetahui hal itu dan meminta agar wartawan mengkonfirmasi langsung ke pihak UPTD Pelabuhan Labuhanhaji.

“Lebih jelasnya silahkan ditanyakan langsung ke pihak UPTD Pelabuhan Labuhanhaji,” ucapnya.

Begitu juga Kepala Dinas Perhubungan kAceh Selatan, Filda Yulisbar S.STP ketika dikonfirmasi menyatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima informasi tersebut dari UPTD Pelabuhan Labuhanhaji.

“Sampai saat ini kepala UPTD Pelabuhan Labuhanhaji tidak melaporkan apa-apa sama saya,” ucapnya.

Namun Supervisi ASDP Labuhanhaji, Nurman menjelaskan, jika cuaca membaik pada Jumat (11/9/2020) pagi KMP Labuhan Haji dijadwalkan berangkat.

“Jika cuaca membaik ,subuh besok (Jumat 11/9/2020) KMP Labuhanhaji dijadwalkan berlayar,” jelasnya.

Terkait terkatung-katungnya para penumpang yang terancam terlantar di Pelabuhan Labuhanhaji tujuan Simeulue itu, ia menyatakan untuk penanganan tersebut merupakan kewenangan Pemkab Aceh Selatan.

“Biasanya penanganan tersebut dilakukan oleh pemkab melalui pihak pelabuhan, BNPB (BPBD) dengan koordinasi dari pihak ASDP, namun lebih jelasnya silahkan di tanyakan langsung ke Manajer ASDP kami,” sarannya.

Sedangkan, Manajer ASDP, Syahrul saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya mengatakan, penundaan pelayaran KMP Labuhanhaji dilakukan karena faktor cuaca buruk beberapa hari lalu.

“Perintah pembatalan berlayar itu telah dikeluarkan oleh Syahbandar, jadi ini faktor alam bukan kendala teknis,” pungkasnya. (IS/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

“𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗰𝗲𝗵? 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗛𝗶𝗸𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 ‘𝗦𝗲𝗿𝗮𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗸𝗸𝗮𝗵’ 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮!”

“𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗰𝗲𝗵? 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗛𝗶𝗸𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 ‘𝗦𝗲𝗿𝗮𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗸𝗸𝗮𝗵’ 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮!”

News   Peristiwa
Bekas Longsoran Batu Menggantung di Jalur Tapaktuan–Medan, Ketua RAPI Aceh Selatan Desak Penanganan Cepat

Bekas Longsoran Batu Menggantung di Jalur Tapaktuan–Medan, Ketua RAPI Aceh Selatan Desak Penanganan Cepat

Berita   Nanggroe   News
Dikebut TNI, Dua Jembatan Strategis di Aceh Selatan Masuki Tahap Konstruksi Penting

Dikebut TNI, Dua Jembatan Strategis di Aceh Selatan Masuki Tahap Konstruksi Penting

Berita   Nanggroe   News
Di Tepi Krueng Kluet, Kepemimpinan RAPI Lokal Kluet Utara Resmi Beralih ke Azhardi JZ01TLN

Di Tepi Krueng Kluet, Kepemimpinan RAPI Lokal Kluet Utara Resmi Beralih ke Azhardi JZ01TLN

Berita   Headline   News
Pemasangan Lanjutan Jembatan Aramco di Pasi Rasian dikerjakan Secara Gotong Royong oleh TNI dan Warga

Pemasangan Lanjutan Jembatan Aramco di Pasi Rasian dikerjakan Secara Gotong Royong oleh TNI dan Warga

Berita   Nanggroe   News
Harga Pupuk Subsidi Melebihi Het, Lsm Kaliber Aceh Desak KP3 Evaluasi Seluruh Distributor dan Kios di Aceh Tenggara

Harga Pupuk Subsidi Melebihi Het, Lsm Kaliber Aceh Desak KP3 Evaluasi Seluruh Distributor dan Kios di Aceh Tenggara

Berita   Nanggroe   News
Petani Leuser Mengeluh, Harga Pupuk Urea Subsidi Tembus Rp125 Ribu per Zak

Petani Leuser Mengeluh, Harga Pupuk Urea Subsidi Tembus Rp125 Ribu per Zak

Berita   Headline   News
Satreskrim Polres Aceh Selatan Ringkus Pelaku Pencurian Minyak Nilam di Kluet Utara

Satreskrim Polres Aceh Selatan Ringkus Pelaku Pencurian Minyak Nilam di Kluet Utara

Berita   Nanggroe   News
KEDALAMAN AKAL DAN KEHENINGAN UCAPAN

KEDALAMAN AKAL DAN KEHENINGAN UCAPAN

Kolom   News
Ketua Baitul Mal Aceh Selatan Tinjau Griya Tuan Tapa, Tegaskan Dana Umat Harus Berdampak Nyata

Ketua Baitul Mal Aceh Selatan Tinjau Griya Tuan Tapa, Tegaskan Dana Umat Harus Berdampak Nyata

Berita   Nanggroe   News
error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!