KBBAcehnews.com | Tapaktuan – Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, Boy Hendrik, S.Pd, menyampaikan terima kasih kepada Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Amar Aceh Madani, di Gampong Kuta Trieng Kecamatan Labuhan Haji Barat, dalam menyuguhkan menu bergizi anak-anak.
“Kami merasa bangga, bersyukur dan sangat merasakan manfaatnya dengan adanya program MBG yang dicanangkan presiden Prabowo, tiap hari siswa-siswi menebar senyuman, hemat jajan dan memenuhi gizi,” kata Kepsek SMP Negeri 2 Labuhanhaji Barat, Boy Hendrik, S.Pd.
Pelayanan dan pemenuhan program prioritas presiden Prabowo Subianto, di Labuhan Haji Barat memenuhi standar untuk mengatasi malnutrisi dan stunting. Pihak penyelenggara MBG Yayasan Ammar Aceh Madani sudah memenuhi ketentuan, sebagaimana yang diterapkan pemerintah.”Selama ini tidak ada keluhan, bahkan anak-anak tersenyum girang saat menerima makanan yang didistribusikan pihak pelaksana. Hasil pengamatan kami, baik-baik dan lancar-lancar saja. Pokoknya mantap dan tidak ada keluhan dari siswa-siswi,” papar Boy Hendrik kepada awak media, Jumat, 30 Januari 2026.
Menurut Boy Hendrik, sebagai pelaksana Dapur MBG Ammar Aceh Madani, dinilai tidak melenceng dan mengurangi aturan pemenuhan menu. Semua merasa puas dan terpenuhi, tanpa ada keluhan.
Ahli Gizi Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)Yayasan Aceh Madani di Gampong Kuta Trieng Kecamatan Labuhan Haji Barat, Adelia Oktarina FR, S.Tr. Gz, menyebutkan bahwa pihaknya ditugaskan pemerintah untuk mengawasi dan menindaklanjuti MBG, termasuk pemenuhan gizi.”Pelaksanaan Yayasan Ammar Aceh Madani sudah sesuai petunjuk standar operasional prosedur dan teknis. Semuanya maksimal dan steril, termasuk sajian menu. Bahkan menurut Tim yang turun, dapur ini mendapat penilaian terbaik, Sesuai petunjuk,sebenarnya menu MBG tidak boleh dibawa pulang,” ucap Adelia Oktarina
Ia menyebutkan, jumlah menu yang didistribusikan Yayasan Ammar Aceh Madani berjumlah 2.992 porsi. Semua fasilitas, sarana dan prasarana ditata dengan apik, bersih dan steril.Makanan yang disajikan memiliki nilai gizi seimbang sesuai kebutuhan anak, mulai dari nasi, lauk pauk, hingga sayuran ditakar dengan cermat agar asupan nutrisi tetap terpenuhi dan tidak boleh melampaui batasan,” ulas Adelia Oktarina FR.
Lebih lanjut disampaikan, setelah dimasak, dan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat, semua menu terlebih dahulu dicoba rasa, baik rasa asin maupun takaran pedasnya sehingga tidak menjadi kendala bagi siswa dan siswi saat menikmati.
“Menu disiapkan secara takaran dan bervariasi setiap hari, mulai lauk pauk, daging, sayur-sayuran, buah-buahan dan susu, secara bergantian. Kami melihat anak-anak dan masyarakat sangat puas dengan layanan dapur MBG Yayasan Ammar Aceh Madani,” jelasnya kepada media ini.Kepala SPPG Dapur MBG Yayasan Ammar Aceh Madani, Resi Nisfu Army membenarkan semua kebutuhan dan perlengkapan serta sajian menu tidak asal-asalan.
“Alhamdulillah, pengawasan dan instruksi kami selalu diperhatikan, sehingga menghasilkan menu yang memenuhi asupan gizi yang membuat penerima merasakan manfaatnya,”jawab Resi Nisfu Army singkat. (Red)