KBBAceh.News | Aceh Selatan – Kodim 0107/Aceh Selatan bersama Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Lhok Tapaktuan menegaskan komitmen kuat untuk terus menjaga stabilitas dan keamanan wilayah, demi terciptanya suasana kondusif yang harmonis di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi yang kedua kalinya anatara Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos dengan KPA wilayah Lhok Tapaktuan di Makodim, Selasa (09/12/2025).
Dalam temu silaturrahmi ini tampak hadiri Ketua KPA Wilayah Lhok Tapaktuan, Tgk. Jawandra yang turut didampingi Juru Bicara, Jalaluddin, Satpel BRA Aceh Selatan, Sanusi, Tim Ekonomi, Sadikin dan Ketua DPW Muda Seudang Saidi Hasan.
Silaturrahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban, di mana kedua pihak sepakat bahwa keamanan Aceh Selatan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara TNI dan KPA dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban serta mencegah potensi gangguan keamanan, terutama menjelang momentum-momentum penting daerah.
Dandim 0107/Aceh Selatan menyampaikan bahwa TNI selalu membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk KPA, sebagai mitra strategis dalam memelihara stabilitas wilayah.
“Aceh Selatan harus tetap aman, damai, dan kondusif. Komunikasi seperti ini sangat penting agar setiap dinamika di masyarakat dapat diselesaikan secara bijak dan bersama-sama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KPA Wilayah Lhok Tapaktuan Juandra menyampaikan terimaksih kepada Dandim 0107/Aceh Selatan atas jamuan silaturrahmi yang kedua kalinya. Ia juga menyambut positif upaya Kodim dalam merangkul seluruh komponen masyarakat.
“Kami siap bersinergi menjaga daerah ini tetap aman. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga komitmen kita bersama,” ujarnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional dan komunikasi antarlembaga, sehingga setiap potensi gesekan sosial bisa diantisipasi dengan baik.
Selain itu, kedua pihak sepakat untuk terus menjaga suasana damai demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Aceh Selatan.
Pertemuan tersebut menjadi wujud nyata bahwa kedamaian Aceh adalah hasil kerja bersama, dan komitmen itu akan terus dijaga demi masa depan daerah yang lebih baik. (Red)