Kesalahan Membaca Surat Al-Fatihah Dalam Shalat yang dapat merobah arti karena unsur kesengajaan akan membatalkan Shalat

Akurat Mengabarkan - 16 Februari 2026
Kesalahan Membaca Surat Al-Fatihah Dalam Shalat yang dapat merobah arti karena unsur kesengajaan akan membatalkan Shalat
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAcehnew.com | Tapaktuan Ada 3 penyebab kesalahan dalam membaca surat al-Fatihah:
1. Kerena lidahnya cadel.
2. Kerena tidak mau belajar.
Orang orang yang bacaan Al-Fatihahnya salah dan kesalahannya itu fatal kerena bisa merobah arti dari yang dibacanya, maka dia wajib belajar sampai bisa. Tetapi kalau dia tidak mau belajar, maka dia dihukum sebagai orang yang berdosa sepanjang hidupnya dan shalatnya batal (Imam Syafi’i, Imam Malik dan Imam Ahmad, dll).

Contoh bacaan Al-Fatihah yang dapat merobah arti:
1). Alhamdu lillaahi Rabbil ‘aalamiin.
Pakai ha besar (h )
Artinya: Segala kehancuran bagi Allah Tuhan semesta alam.
Yang benarnya adalah:
Alchamdu lillaahi Rabbil ‘aalamiin.
Pakai ha kecil atau ha padeh (ch ).
Artinya:
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
2). Iya kana’budu wa Iya kanasta’iin.
Artinya: Kepada sinar matahari kami menyembah dan kepada sinar matahari kami mohon pertolongan.
Yang benar bacaannya adalah:
Iyyaa kana’budu wa Iyyaa kanasta’iin.
Artinya: Kepada Engkau Ya Allah kami menyembah dan kepada Engkau Ya Allah kami mohon pertolongan.
Dalil menuntut ilmu itu perintah dan kewajiban:
Rasulullah saw bersabda, yang artinya: Belajarlah kamu semua dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru gurumu, serta berlaku baiklah/sopanlah terhadap orang yang mengajarmu/gurumu. (HR. Thabrani).
Rasulullah saw bersabda, yang artinya: Menuntut ilmu (agama) itu wajib bagi setiap muslim (HR. Ibnu Majah).

Penjelasan:
Kesalahan bacaan al-Fatihah kerena tidak mau belajar termasuk kesalahan yang disengaja.
3. Kerena bacaan sir al-Fatihahnya terlalu cepat.
Nada bacaan al-Fatihah itu ada 2 macam. Ada dengan nada keras (jahar) dan ada pula dengan nada lirih (sir). Kedua nada bacaan ini harus memenuhi unsur Tartil, kalau tidak maka shalatnya bisa batal.
Allah berfirman: Wa rattilil qur-aana tartiilaa.
Artinya: Dan bacalah al-Qur-an itu dengan Tartil (pelan/tidak tergesa gesa).
Sekali lagi kami katakan bahwa, bacaan secara Tartil itu bukan hanya berlaku untuk bacaan jahar (keras), namun juga berlaku untuk bacaan sir (lirih).
Anas bin Malik pernah ditanya bagaimana cara Rasulullah saw membaca al-Qur-an. Dia (Anas) menjawab: Rasulullah membacanya dengan memanjangkan huruf yang ada mad nya (panjangnya). Kemudian dia membaca: Bismillaahir rachmaanir rachiim. Beliau memanjangkan Bismillaah dan memanjangkan ar-rachmaan, dan memanjangkan ar-rachiim. (HR. Bukhari).
Diriwayatkan pula oleh Ummu Salamah bahwa dia ditanya tentang cara Rasulullah saw membaca al-Qur-an, lalu dia menjawab: Beliau Rasulullah saw membacanya ayat demi ayat: Bismillaahir rachmaanir rachiim. Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin. Arrachmaanir rachiim. Maaliki yaumiddiin. (HR. Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi).

Pengertian sederhana dari bacaan Tartil pada surat al-Fatihah dalam shalat adalah bacaannya pelan/tidak tergesa gesa, tidak meninggalkan bacaan tasydid, pengucapan hurufnya benar, dan bacaan panjang pendeknya juga benar.
Menurut hemat kami, dikalangan umat Islam yang shalat termasuk juga para ustadz atau tengku masih banyak salah bacaannya sa’at membaca surat al-Fatihah dalam shalat. Kesalahan itu terjadi pada sa’at bacaan sir, kerena bacaannya terlalu cepat.
Bacaan yang tidak Tartil/terlalu cepat dapat mengakibatkan:
1). Banyak huruf yang hilang dalam bacaan.
Contoh:
Bacaan Tartil: Bismillaahir rachmaanir rachiim.
Jumlah huruf yang terbaca sebanyak 27 huruf.
Bila dibaca tidak Tartil/bacaannya cepat (dalam bacaan sir), maka bacaannya menjadi: Bismillahirahmanirahim.
Jumlah huruf yang terbaca sebanyak 22 huruf.
Jadi ada kekurangan huruf bila dibaca dengan tidak Tartil sebayak 5 huruf.
Ini baru bacaan ayat pertama sudah hilang huruf sebanyak 5 huruf.
2). Terjadi perubahan bacaan huruf sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan arti bacaan.
Contoh:
Bila dibaca ayat pertama secara Tartil, maka bacaannya adalah: Bismillaahir rachmaanir rachiim.
Artinya:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Tapi bila dibaca dengan tidak Tartil/bacaannya cepat (dalam bacaan sir), maka bacaannya menjadi:
Bismillahirachmani rahim.
Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi hujan rintik rintik turun terus menerus.
Penj:
Ar-Rachiim (pakai h kecil) artinya: Yang Maha Penyayang.
Ar-Rahim (pakai h besar) artinya hujan rinti rintik yang turun terus menerus.
Bila dibaca secara Tartil ayat ke-2, maka bacaannya adalah: Alchamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin.
Artinya: Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.
Tapi bila dibaca dengan tidak Tartil/bacaannya cepat (dalam bacaan sir), maka biasanya akan terbaca: Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin.
Artinya: Segala kehancuran bagi Allah Tuhan Semesta Alam.
Penj:
Alchamdu (pakai h kecil), artinya: Segala puji.
Tapi bila dibaca Alhamdu (pakai h besar), artinya: Segala kehancuran/kebinasaan.
3). Tidak terbacanya tasydid sehingga juga mengakibatkan terjadinya perubahan arti bacaan.
Bila dibaca ayat ke-5 secara Tartil,akan terbaca: Iyyaaka na’budu wa Iyyaaka nasta’iin. (Pakai tasydid/Iyyaaka)
Artinya: Kepada Engkau (Ya Allah) kami menyembah dan kepada Engkau (Ya Allah) kami mohon pertolongan.
Tapi bila dibaca dengan tidak Tartil/bacaannya cepat (dalam bacaan sir), maka akan terbaca: Iyaka na’buduwa iyaka kanasta’in. (Tidak pakai tasydid/iyaka).
Artinya: Kepada sinar matahari kami menyembah dan kepada sinar matahari kami mohon pertolongan.
Penjelasan:
Kesalahan membaca al-Fatihah kerena bacaannya terlalu cepat/tidak tartil sehingga merubah arti dari apa yang dibaca, itu termasuk kesalahan yang disengaja, dan shalatnya dihukum batal.

Perlu kami ingatkan:
Bacalah surat al-Fatihah dalam shalat dengan bacaan yang Tartil, baik dalam bacaan jahar (keras) maupun dalam bacaan sir (lirih), kerena bacaan surat al-Fatihah adalah rukun shalat yang bacaannya wajib disempurnakan. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!