Gertak Sambal DPRK Aceh Selatan Gebrak Meja di Balas PT ASDAL Prima Lestari dengan Gertak DATA

Akurat Mengabarkan - 23 Januari 2026
Gertak Sambal DPRK Aceh Selatan Gebrak Meja di Balas PT ASDAL Prima Lestari dengan Gertak DATA
T. SUKANDI  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

By, T. Sukandi

KBBAcehnews.com | Tapaktuan – PT ASDAL Prima Lestari Klarifikasi semua tuduhan pansus DPRK Aceh Selatan dengan data, bahwa, kunjungan pansus DPRK ke perusahaan PT ASDAL Prima Lestari sama sekali tidak memberitahukan pada manajemen perusahaan kehadiran anggota DPRK Aceh Selatan pada PT ASDAL Prima Lestari

Demikian juga tentang kewajiban perusahaan, seperti CSR, dan pajak PBB berdasarkan keterangan manajemen PT ASDAL Prima Lestari mereka setiap tahun bayar pajak pada kantor pajak di Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan

PT ASDAL Prima Lestari juga menjelaskan perusahaan mereka telah menyerap tenaga kerja lokal 15 % dari jumlah karyawan pekerja perusahaan sawit mereka

Selajutnya mengenai Plasma mereka tegaskan bahwa PT ASDAL Prima Lestari perpedoman pada Permentan Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan (meskipun PT ASDAL Prima Lestari tidak merinci keterangannya.

Dari klarifikasi cerdik PT ASDAL via vidio visual tersebut, maka PT ASDAL Prima Lestari tidak perlu lagi melakukan pers rilis atau konferensi pers pada awak media dan bila awak media ingin konfirmasi pada pihak manajemen perusahaan maka PT ASDAL Prima Lestari akan mengabaikannya dikarenakan pihak PT ASDAL Prima Lestari telah melakukan siaran Pers via vidio visual

Untuk itu DPRK mesti tegas dalam bersikap undang dan panggil manajemen PT ASDAL supaya dapat hadir di DPRK dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang mengikutsertakan masyarakat penerima CSR dan para pihak terkait untuk mencari tahu kejelasan tentang data yang disampaikan oleh pihak PT ASDAL dan lakukan rapat diruang rapat paripurna secara terbuka, jangan rapat di ruang komisi yang sempit secara tertutup serta undang segenap insan pers yang ada untuk meliput RDP tersebut

DPRK juga mesti mempersiapkan data pembanding, buktikan DPRK Aceh Selatan punya massa dan punya dukungan dari masyarakat Aceh Selatan jangan sampai PT ASDAL menganggap DPRK tidak faham aturan dan seakan-akan hanya banyak bicara (le haba) tapi tidak mampu berbuat apa-apa untuk masyarakat Aceh Selatan. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!