Dituding Terlantarkan Pasien di IGD, Begini Penjelasan pihak RSU Yulidin Away Tapaktuan

Akurat Mengabarkan - 22 Januari 2026
Dituding Terlantarkan Pasien di IGD, Begini Penjelasan pihak RSU Yulidin Away Tapaktuan
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAcehnews.com | Tapaktuan – Video seorang pasien tergeletak di mobil pickup di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Yuliddin Away Tapaktuan viral di media sosial, Rabu (21/1/2026).
Dalam video berdurasi lebih dari satu menit itu, tampak seorang pria paruh baya terbaring lemah di bak mobil pickup tepat di depan pintu IGD rumah sakit. Terdengar suara keluarga pasien mempertanyakan lambannya penanganan medis.

Keluarga pasien menuding pihak rumah sakit tidak segera memberikan tindakan dengan alasan ruang IGD dalam kondisi penuh.
Menurut keterangan istri, pasien mengalami kecelakaan setelah terjatuh dari pohon langsat dengan ketinggian sekitar 10 meter. Pasien kemudian dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil pickup.
“Posisisnya memang di atas mobil karena dia kan nggak bisa duduk, nggak bisa berdiri, dibawa ke jalan pakai tandu pakai bambu sama kain sarung. Baru dibawa menggunakan mobil ke rumah sakit,” ujar Nuri dengat raut wajah terlihat kecewa saat diwawancarai media.
Sementara itu, pihak RSUD Yuliddin Away Tapaktuan membenarkan kejadian tersebut. Kepala Subbagian Humas RSUD Yuliddin Away, Hendra Liyusman, mengatakan bahwa saat kejadian ruang IGD sedang dalam kondisi overkapasitas.
“Terkait kasus pasien yang kemarin datang ke rumah sakit, informasi yang kami terima dari petugas IGD menyebutkan bahwa pasien yang bersangkutan dibawa menggunakan mobil pickup setelah terjatuh dari pohon. Saat tiba di IGD, kondisi ruang perawatan memang sedang penuh, seluruh 12 bed terisi, termasuk pasien di kursi roda dengan infus terpasang dan brankar,” ujar hendra
“Petugas sudah menjelaskan bahwa IGD dalam kondisi overkapasitas serta meminta keluarga untuk bersabar. Tidak benar jika disebut pasien tidak ditangani. Petugas memastikan kondisi pasien dalam keadaan aman. Pasien hanya menunggu kurang dari 15 menit di luar IGD sebelum akhirnya dipindahkan menggunakan brankar ambulans dan langsung ditangani sesuai prosedur,”

Manajemen rumah sakit menyatakan akan melakukan evaluasi internal terhadap sistem pelayanan IGD guna mencegah kejadian serupa terulang. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!