Data BKPSDM: Per Desember 2025 Lulusan Sarjana Mendominasi ASN di Aceh Selatan

Akurat Mengabarkan - 3 Februari 2026
Data BKPSDM: Per Desember 2025 Lulusan Sarjana Mendominasi ASN di Aceh Selatan
‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Selatan, Arita Taib, S.E., M.M, menyebutkan berdasarkan data per Desember 2025, jumlah PNS di Aceh Selatan tercatat sebanyak 4.444 orang. Dari jumlah itu, 2.971 orang merupakan lulusan sarjana, magister, hingga doktor.  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

‎KBBAcehnews.com | Tapaktuan -Komposisi pendidikan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Aceh Selatan menunjukkan perubahan signifikan. Mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) di daerah tersebut kini telah berpendidikan tinggi, mulai dari sarjana hingga doktoral.

‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Selatan, Arita Taib, S.E., M.M, menyebutkan berdasarkan data per Desember 2025, jumlah PNS di Aceh Selatan tercatat sebanyak 4.444 orang. Dari jumlah itu, 2.971 orang merupakan lulusan sarjana, magister, hingga doktor.

‎“Saat ini sebagian besar PNS kita sudah berpendidikan sarjana ke atas. Ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Arita saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

‎Meski demikian, data BKPSDM juga menunjukkan masih adanya PNS dengan latar belakang pendidikan menengah dan rendah. Sebanyak 847 PNS tercatat lulusan SMA atau sederajat. Sementara lulusan diploma I dan II berjumlah 36 orang, diploma III sebanyak 573 orang. Adapun PNS dengan pendidikan SMP dan SD masing-masing tercatat 10 orang dan 7 orang.

‎Dari sisi gender, PNS perempuan masih mendominasi dengan jumlah 2.672 orang, sedangkan PNS laki-laki sebanyak 1.772 orang. Dominasi perempuan juga terlihat pada kelompok PNS dengan pendidikan tinggi.

‎Arita menilai peningkatan jenjang pendidikan ASN tidak terlepas dari kebijakan pengembangan sumber daya manusia, termasuk pendidikan lanjutan dan penyesuaian kualifikasi jabatan. Namun, ia menegaskan bahwa capaian akademik harus diikuti dengan peningkatan kinerja birokrasi.

‎“Ke depan, fokus kami bukan hanya pada gelar, tetapi juga kompetensi dan profesionalisme ASN agar sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi,” ujarnya.|yati|

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!