GPS Gelar Safari Subuh dan “Ngopi Bareng” Wali Kota, Hadirkan Dai Nasional Tgk. Habibi An Nawawi

Akurat Mengabarkan - 4 April 2026
GPS Gelar Safari Subuh dan “Ngopi Bareng” Wali Kota, Hadirkan Dai Nasional Tgk. Habibi An Nawawi
  Akurat Mengabarkan
|
Editor
Bagikan:

KBBAcehnews.com | BANDA ACEH — Gerakan Pemuda Subuh (GPS) mengundang seluruh masyarakat Kota Banda Aceh untuk menghadiri rangkaian kegiatan keagamaan dan diskusi publik bertajuk Safari Subuh dan “Ngobrol Opini Terkini” (Ngopi) yang akan digelar pada Minggu subuh, 5 April 2026.

Kegiatan diawali dengan Safari Subuh bersama dai muda nasional, Tgk. Habibi An Nawawi, Lc, yang berlangsung di Masjid Oman Al-Makmur, Lampriet, Banda Aceh. Momentum ini diharapkan menjadi ruang spiritual yang mempererat ukhuwah sekaligus membangkitkan semangat generasi muda dalam memakmurkan masjid.

Usai pelaksanaan ibadah, agenda dilanjutkan dengan diskusi santai bertajuk “Ngopi” yang digelar di Warung Kopi SMEA Premium Lingke. Forum ini akan menghadirkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh untuk membahas berbagai isu aktual dan perkembangan terkini di tengah masyarakat. Diskusi tersebut juga akan didampingi langsung oleh Tgk. Habibi An Nawawi, sehingga diharapkan mampu menghadirkan perspektif yang seimbang antara nilai keagamaan dan dinamika sosial.

Ketua Gerakan Pemuda Subuh (GPS), Akmal Iman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Banda Aceh. Pasalnya, acara ini turut menghadirkan sosok penceramah muda yang tengah bersinar di kancah nasional.

“Tgk. Habibi An Nawawi merupakan dai muda asal Aceh yang baru saja meraih Juara 1 Nasional ajang AKSI di Indosiar tahun 2026. Kehadirannya tentu menjadi inspirasi dan kebanggaan bagi kita semua,” ujar Akmal.

Ia menambahkan, sosok Tgk. Habibi diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus motivasi bagi anak-anak muda Aceh untuk terus berkontribusi positif, baik dalam bidang keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, GPS berharap mampu membangun sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan ruang dialog yang konstruktif, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan perkotaan yang dinamis. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!