Khidmat dan Penuh Haru, Personel Kodim 0107/Asel Gelar Doa Yasin untuk Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian

Akurat Mengabarkan - 31 Maret 2026
Khidmat dan Penuh Haru, Personel Kodim 0107/Asel Gelar Doa Yasin untuk Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAcehnews.com | ACEH SELATAN – Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Asrama Kodim 0107/Aceh Selatan pada Selasa (31/3/2026). Personel Kodim berkumpul dalam satu majelis, menggelar doa dan yasinan bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir dan ungkapan duka cita mendalam atas gugurnya Prajurit TNI yang wafat saat menjalankan misi perdamaian dunia.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, namun menjadi momen refleksi mendalam bagi seluruh prajurit. Lantunan ayat Yasin dan doa-doa yang dipanjatkan dengan tulus dari hati terdalam. Setiap personel larut dalam keheningan, mengenang jasa dan pengabdian almarhum yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi tugas mulia menjaga perdamaian.

Dandim 0107/Aceh Selatan melalui Pesipers Kapten Inf Priya Utama menyampaikan bahwa kegiatan doa dan yasinan ini merupakan bentuk solidaritas, kepedulian, sekaligus penghormatan yang setinggi-tingginya kepada prajurit yang telah gugur sebagai kusuma bangsa.

“Kepergian almarhum bukan hanya menjadi duka bagi keluarga besar TNI, namun juga bagi seluruh bangsa Indonesia. Almarhum adalah prajurit-prajurit sejati yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa batas dalam menjalankan tugas negara,” ungkapnya dengan penuh rasa hormat.

Melalui doa dan yasinan ini, para Prajurit Sanggamara ini memohon kepada Allah SWT agar almarhum diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.

Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh prajurit akan arti pengorbanan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Semangat juang dan ketulusan almarhum diharapkan dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi generasi prajurit lainnya untuk terus mengabdi dengan penuh integritas.

Di akhir kegiatan, doa bersama dipimpin oleh Imam Masjid Asrama. Dengan penuh kekhusyukan, seluruh personel menengadahkan tangan, memohon rahmat dan perlindungan dari Allah SWT.

Kegiatan doa dan yasinan ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan kebersamaan di lingkungan TNI tetap terjaga kuat. Dalam setiap duka, mereka hadir bersama, saling menguatkan, dan terus meneguhkan komitmen untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pengorbanan almarhum akan selalu dikenang, menjadi bagian dari sejarah panjang pengabdian prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan perdamaian dunia. Semangatnya akan terus hidup, menginspirasi langkah-langkah pengabdian di masa yang akan datang. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!