KBBAceh.news | Subulussalam – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Subulussalam menyebabkan kemacetan di jalan lintas provinsi, Sabtu 07/03/2026. Kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengantre hingga keluar dari area SPBU dan memakan badan jalan, sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat.
Antrean panjang warga terlihat sepanjang jalan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Subulussalam, akibat dipicu oleh pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional hanya bisa bertahan 20 hari untuk menghadapi dampak perang Iran – Israel.
Pantauan kbbacehnews.com di lapangan menunjukkan antrean kendaraan sudah terjadi sejak Kamis 03/03/2026 antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter. Banyak pengendara terpaksa menunggu cukup lama untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini membuat kendaraan yang melintas di jalan lintas provinsi harus memperlambat laju karena sebagian badan jalan dipenuhi antrean kendaraan.
Sejumlah pengendara mengaku antrean panjang terjadi sejak pagi hari. Mereka khawatir stok BBM akan habis sehingga memilih untuk segera mengisi bahan bakar meskipun harus menunggu dalam waktu yang lama.
“Sudah hampir satu jam kami menunggu giliran. Antreannya panjang sekali sampai ke jalan,” ujar Rudi salah seorang pengendara yang ikut mengantre.
Rudi menambahkan, antrean juga bisa dipicu trauma karna sering nya langka BBM, sehingga aktivitas masyarakat jadi terkendala.
Trauma tersebut menimbulkan kecemasan sehingga warga rela antre panjang demi BBM, dan ditambah lagi faktor kesibukan di bulan Ramadhan ini tuturnya.
Di SPBU Oyon tampak antrean kendaraan mengular dari Pangkalan SPBU sampai ke Kantor Dukcapil Kota Subulusslam begitu juga sebaliknya, Dari pangkalan SPBU sampai ke tugu kota, sedangkan dari arah terminal terpadu, juga di padati kenaraan yang mengantri hingga menyebabkan kemacetan parah.
Tak jauh berbeda dengan kondisi serupa juga terjadi di SPBU Kasman lizar di Kecamatan Penanggalan antrian pangjang juga tak terhindarkan, bahkan beberapa masyarakat yang sudah susah payah mengantre kecewa berhubung stok BBM sudah kosong. (Suhen)