BBM Jenis Solar Sering Kosong di SPBU Tapaktuan, Para Supir Angkutan Umum Antar Kota Dalam Provinsi Mengeluh

Akurat Mengabarkan - 1 Februari 2026
BBM Jenis Solar Sering Kosong di SPBU Tapaktuan, Para Supir Angkutan Umum Antar Kota Dalam Provinsi Mengeluh
Gambar Ilustrasi Antri BBM  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAcehnews.com | TAPAKTUAN — Sejumlah sopir angkutan umum rute Tapaktuan–Banda Aceh mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Tapaktuan, Aceh Selatan. Kondisi ini dinilai mengganggu operasional angkutan dan berdampak langsung pada layanan transportasi penumpang.

Mawan, salah seorang sopir angkutan Tapaktuan–Banda Aceh, mengatakan pasokan solar di SPBU Tapaktuan kerap habis dalam waktu singkat. Menurut dia, situasi tersebut berulang hampir setiap pekan.

“Dalam satu minggu, kondisi seperti ini sering terjadi. Kami berharap ada jaminan stok solar, terutama untuk angkutan umum,” kata Mawan, Minggu (1/2/2026).

Keluhan serupa disampaikan sopir lainnya, Romi dan Reza. Mereka menilai penerapan sistem barcode BBM saat ini belum sepenuhnya berpihak pada angkutan umum, padahal kendaraan penumpang sangat bergantung pada ketersediaan solar untuk melayani masyarakat.

“Kami berharap angkutan umum bisa diprioritaskan. Kadang terpaksa membatalkan keberangkatan karena solar kosong, padahal penumpang sudah ada,” ujar Romi.

Untuk satu kali perjalanan Tapaktuan–Banda Aceh, satu unit angkutan membutuhkan sekitar 60 liter solar. Ketika pasokan tidak tersedia, sopir mengaku mengalami kerugian, baik dari sisi waktu maupun pendapatan.

Selain meminta kepastian stok, para sopir juga mengusulkan agar jam operasional pengisian solar di SPBU Tapaktuan dimajukan. Mereka berharap pompa solar dapat dibuka mulai pukul 08.00 WIB, lebih awal dari jadwal saat ini yang dimulai pukul 09.00 WIB.

“Kalau dibuka lebih pagi, antrean tidak akan terlalu panjang,” kata Romi.
Para sopir berharap pengelola SPBU serta instansi terkait segera mengambil langkah konkret agar distribusi solar lebih tertib dan kebutuhan angkutan umum dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!