KBBAcehnews.com | Tapaktuan – Sebanyak 28 Gampong yang berada di Kecamatan Samadua kembali mendesak adanya penjelasan terkait pengelolaan dan keberlanjutan website desa. Desakan ini muncul karena hingga kini keberadaan dan fungsi website tersebut dinilai tidak berjalan maksimal, bahkan sebagian Gampong mengaku tidak mengetahui secara jelas status pengelolaannya.

Sejumlah aparatur gampong menyampaikan bahwa program website desa yang sebelumnya digadang-gadang sebagai sarana transparansi informasi dan pelayanan publik, justru sampai dengan detik ini tidak jelas keberadaannya.
Para keuchik dan perangkat gampong melayangkan surat resmi kepada PT. Media Krusial Mandiri (PT. MKM) yang bertanggal 15 Januari 2026 meminta agar :
Surat teguran tersebut turut di tanda tangani oleh 28 Keuchik dalam kecamatan Samadua yaitu: Keuchik Gampong Air Sialang Hilir, Keuchik Gampong Air Sialang Hulu, Keuchik Gampong Air Sialang Tengah, Keuchik Gampong Alur Pinang, Keuchik Gampong Alur Simerah, Keuchik Gampong Arafah, Keuchik Gampong Balai, Keuchik Gampong Baru, Keuchik Gampong Batee Tunggai, Keuchik Gampong Dalam, Keuchik Gampong Gadang, Keuchik Gampong Gunung Cut, Keuchik Gampong Gunung Ketek, Keuchik Gampong Jilatang, Keuchik Gampong Kuta Baru, Keuchik Gampong Kuta Blang Ladang Kasik Putih, Keuchik Gampong Ladang Panton Luas, Keuchik Gampong Luar, Keuchik Gampong Lubuk Layu, Keuchik Gampong Madat, Keuchik Gampong Payo Nan Gadang, Keuchik Gampong Suq Hulu, Keuchik Gampong Subarang, Keuchik Gampong Tampang, Keuchik Gampong Tengah, Keuchik Gampong Ujung Kampung dan Keuchik GampongUjung Tanah. (Red)