KBBAcehnews.com – Tapaktuan – Sebanyak empat orang pegawai Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Naga Kabupaten Aceh Selatan resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, pada sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di aula hotel Chaterine Tapaktuan Aceh Selatan, Rabu 14/01/2026
Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Perumda Tirta Naga Tapaktuan Abdillah, SE, Ak, serta dihadiri PLT. Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis, SE, Asisten II Bidang Ekonomi yang juga sekaligus penasehat di Perumda Tirta Naga Tapaktuan, Sekretaris BKPSDM Aceh selatan Reza Febrian, ST serta jajaran manajemen dan pegawai Perumda Tirta Naga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan tata kelola perusahaan serta penguatan sumber daya manusia guna mendukung pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Abdillah menegaskan komitmen manajemen untuk terus melakukan evaluasi kinerja pegawai sebagai bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia (SDM) perusahaan daerah tersebut.
Ia menyebutkan, pegawai Perumda Tirta Naga yang dilantik telah mengabdi selama puluhan tahun dan menunjukkan kinerja yang dinilai layak untuk mendapatkan peningkatan status kepegawaian. dari 80 persen menjadi 100 persen.
“Sejak saya dilantik sebagai direktur, saya siap terus memantau kinerja pegawai. Menurut penilaian saya, ada yang sudah pantas ditingkatkan statusnya dari 80 persen menjadi 100 persen atau pegawai tetap Perumda,” ujar Abdillah kepada bersuarakita.com
Menurutnya, peningkatan status kepegawaian bukan semata-mata bersifat administratif, melainkan bagian dari strategi meningkatkan kinerja dan kesiapan internal perusahaan dalam menghadapi tantangan ke depan.
Abdillah mengaitkan kebijakan tersebut dengan arah pembangunan Kabupaten Aceh Selatan yang dihadapkan pada tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks pada tahun 2026.
“Kita harus menyiapkan diri secara internal, terutama SDM yang andal, agar mampu menjawab tantangan tersebut,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan konsistensi kinerja bagi pegawai yang telah dilantik. “Integritas harus tetap dijaga, dan kinerja yang sudah mulai baik ini perlu terus ditingkatkan agar visi dan misi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan yang maju dan produktif benar-benar dapat diterapkan di PDAM,” ujarnya.
Sementara itu, bagi pegawai yang belum dilantik atau masih berstatus 80 persen, Abdillah memastikan proses evaluasi tetap berjalan. “Ini adalah proses evaluasi kinerja. Harapannya, ke depan status mereka juga bisa ditingkatkan menjadi pegawai tetap,” tambahnya.
Sementara itu dalam sambutannya, Plt. Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis, SE mengatakan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan loyalitas terhadap tugas.
“Pegawai yang dilantik diharapkan mampu bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga kepercayaan publik, serta berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat Aceh Selatan,” ujarnya.
“Sumpah yang baru saja diucapkan adalah janji kepada Tuhan Yang Maha Esa dan masyarakat Aceh Selatan. PDAM bukan sekadar perusahaan daerah yang mengejar profit, tetapi garda terdepan dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan warga melalui distribusi air bersih,” ujar Baital.
Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan transparansi dalam menjalankan tugas, terutama di tengah tuntutan masyarakat akan layanan yang berkelanjutan, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Dalam suasana penuh keakraban, Baital Mukadis juga menyampaikan pantun sebagai bentuk motivasi kepada para pegawai.
Pegawai baru, amanah besar,
Tirta Naga, melayani dengan hati.
Sumpah janji, diucapkan dengan jelas,
Melayani rakyat, dengan integritas tinggi.
Air jernih, mengalir deras,
Tirta Naga, kebanggaan kita.
Pegawai baru, semangat besar,
Maju bersama, menuju PDAM Tirta Naga terbaik (Red)