KBBAcehnews.com | Tapaktuan — Warga Dusun Seberang, Desa Lhok Bengkuang Induk, Kabupaten Aceh Selatan, mendesak pemerintah daerah segera memperbaiki kondisi Jalan Cempaka yang rusak dan kerap terendam banjir setiap kali hujan turun. Kondisi jalan yang rendah dinilai telah lama mengganggu aktivitas warga setempat .

Salah seorang warga, Dedy Yunanto, mengatakan ruas jalan sepanjang sekitar 12 meter tersebut sudah puluhan tahun tidak pernah mendapat penanganan serius. Akibatnya, air hujan kerap menggenang.
“Kalau hujan, air sering sampai ke rumah warga. Jalannya memang rendah, jadi banjir. Ini sudah lama terjadi, tapi belum pernah ada perbaikan,” ujar Dedy di Tapaktuan, Selasa (13/1/2026) pagi.
Pantauan di lokasi menunjukkan genangan air menutup sebagian besar badan jalan yang dipenuhi kerikil dan lubang. Sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa melintas perlahan, bahkan memilih jalur sempit di pinggir jalan untuk menghindari kubangan yang lebih dalam.
Kondisi tersebut memperlihatkan buruknya infrastruktur jalan lingkungan di kawasan permukiman warga. Tidak adanya sistem drainase yang memadai membuat air hujan sulit surut dan terus mengendap, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Menurut warga, genangan air ini tidak hanya menyulitkan mobilitas harian, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan warga lanjut usia. Aktivitas warga kerap terganggu, terutama pada jam sibuk.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pengaspalan jalan sekaligus penataan drainase agar persoalan banjir tidak terus berulang dan berdampak pada kualitas hidup warga sekitar. (Red)