Kinerja dan Laporan Keuangan Perumda Tirta Naga per 31 Desember 2025 Mengalami Peningkatan

Akurat Mengabarkan - 12 Januari 2026
Kinerja dan Laporan Keuangan Perumda Tirta Naga per 31 Desember 2025 Mengalami Peningkatan
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAcehnews.com | Tapaktuan — Direktur Perumda Tirta Naga Tapaktuan, Abdillah, menyatakan kinerja perusahaan daerah air minum itu menunjukkan sejumlah capaian positif sejak ia dilantik pada 11 Agustus 2025. Capaian tersebut, kata dia, terlihat dari peningkatan penagihan tunggakan pelanggan serta perbaikan layanan distribusi air bersih.


Abdillah mengatakan, saat ini manajemen masih menyelesaikan proses penyusunan laporan keuangan, termasuk pemenuhan permintaan data dan klarifikasi dari pihak terkait.
“Prosesnya masih berjalan karena ada beberapa bagian yang perlu dilengkapi. Semua sedang kami susun secara bertahap,” ujarnya.


Dalam periode Agustus hingga Desember 2025, Perumda Tirta Naga mencatat penagihan tunggakan pelanggan sebesar Rp493.412.400. dari total tunggakan sebanyak hingga 31 Desember 2025, total tunggakan pelanggan masih tercatat Rp1.165.487.065. Menurut Abdillah, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran perusahaan sejak pergantian kepemimpinan. “Sejak Agustus sampai Desember 2025, penagihan tunggakan mencapai sekitar Rp493 juta,” kata dia.


Menurut, Abdillah besarnya tunggakan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi masyarakat serta persoalan keterlayanan air di masa lalu.
“Kendala utama berasal dari faktor ekonomi masyarakat dan sebelumnya ada wilayah yang belum terlayani secara maksimal. Namun sejak saya dilantik, setiap keluhan layanan air bersih kami tangani,” ujarnya.


Untuk meningkatkan kualitas layanan, Perumda Tirta Naga melakukan peningkatan kapasitas pompa air. Kapasitas yang sebelumnya 10 liter per detik kini ditingkatkan menjadi 20 liter per detik. Langkah ini diambil setelah evaluasi atas keluhan masyarakat terkait pasokan air yang tidak lancar.
Selain peningkatan kapasitas, perusahaan juga memperpanjang durasi pengaliran air. Jika sebelumnya distribusi hanya berlangsung sekitar pukul 07.00 hingga 10.00, kini pengaliran dimulai sejak pukul 05.30 hingga setelah salat Zuhur, lalu dilanjutkan kembali pada sore hari hingga setelah salat Isya.


“Pengaliran air kini lebih lama. Penyesuaian ini dilakukan karena banyak pelanggan tidak memiliki tandon air, sehingga kami upayakan air tetap tersedia saat mereka pulang kerja,” kata Abdillah.
Ia menambahkan, pengaturan operasional pompa turut mempertimbangkan efisiensi anggaran serta kendala teknis, seperti pasokan listrik. Kendati demikian, manajemen menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Tapaktuan dan sekitarnya. “Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” ujarnya. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!