KBBAcehnews.com | ACEH – Yayasan Laskar Aneuk Bangsa (YLAB) berkolaborasi dengan platform kemanusiaan KitaBisa sukses merampungkan misi penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir di tiga wilayah terparah: Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Beutong Ateuh. Sebanyak 1,8 ton bantuan logistik telah disalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini merupakan aksi perdana yang dilakukan oleh Yayasan Laskar Aneuk Bangsa sejak resmi didirikan. Yayasan yang didirikan oleh Tgk. Abrar Muda dan diketuai oleh Erwin Supriadi ini hadir sebagai wujud kepedulian nyata Aneuk Bangsa dalam merespons bencana di Serambi Mekkah.
Tantangan Medan dan Insiden Longsor Penyaluran bantuan ini tidaklah mudah. Hingga saat ini, kondisi di ketiga kabupaten tersebut dilaporkan masih jauh dari kata pulih. Cuaca ekstrem mengakibatkan tanah longsor masih terjadi di berbagai titik, sehingga sangat membahayakan akses distribusi.
Pengalaman mendebarkan dialami oleh tim saat sedang menuju lokasi sasaran. Rombongan Yayasan Laskar Aneuk Bangsa sempat terjebak longsor di Desa One-One, Kecamatan Lut Tawar. Meski sempat tertahan oleh material longsor yang menutupi jalan, semangat tim tidak surut untuk memastikan bantuan berupa paket sembako, paket sanitasi dasar, hygiene kit, dan pakaian layak pakai sampai ke tangan warga.
Kehadiran Tekdang Bangkitkan Keceriaan Warga Dalam ekspedisi perdana ini, YLAB juga mengajak konten kreator livestreaming ternama asal Aceh, Tekdang. Kehadiran sosok yang populer di media sosial ini terbukti membawa suasana hangat dan menjadi pelipur lara bagi para korban.
Warga yang tengah berjuang memulihkan keadaan tampak ceria dan antusias menyambut kedatangan rombongan. Suasana duka sesaat berubah menjadi penuh tawa saat warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, berebut untuk menyapa dan berfoto ria bersama Tekdang. Momen ini menjadi bentuk trauma healing yang efektif bagi warga setempat.
Komitmen Yayasan ke Depan Ketua Yayasan Laskar Aneuk Bangsa, Erwin Supriadi, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam misi ini.
“Alhamdulillah, amanah 1,8 ton bantuan hasil kolaborasi dengan KitaBisa telah sampai ke tujuan. Walaupun tim kami harus bertaruh nyawa karena sempat terjebak longsor di Desa One-One, rasa lelah itu hilang saat melihat warga kembali tersenyum. Sesuai visi pendiri kami, Tgk. Abrar Muda, YLAB akan terus berkomitmen hadir untuk masyarakat Aceh dalam aksi kemanusiaan selanjutnya,” tegas Erwin.
Misi ini diharapkan dapat menggugah kepedulian publik yang lebih luas, mengingat infrastruktur dan kondisi ekonomi warga di wilayah terdampak masih memerlukan waktu panjang untuk benar-benar pulih. (Red)