Alasan Gangguan Jaringan, SPM Non Kapitasi Tahun 2025 Belum Bisa Diajukan Padahal Sudah Akhir Tahun

Akurat Mengabarkan - 19 Desember 2025
Alasan Gangguan Jaringan, SPM Non Kapitasi Tahun 2025 Belum Bisa Diajukan Padahal Sudah Akhir Tahun
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAceh.News | Aceh Selatan — Hingga memasuki bulan kesembilan tahun anggaran berjalan, dana non kapitasi bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Aceh Selatan belum juga dicairkan. Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan tenaga kesehatan, khususnya yang bertugas di puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di daerah tersebut.

Dana non kapitasi merupakan hak tenaga kesehatan yang bersumber dari klaim pelayanan BPJS Kesehatan, seperti jasa pelayanan rawat inap, tindakan medis tertentu, hingga pelayanan promotif dan preventif. Namun hingga kini, para nakes mengaku belum menerima hak tersebut sejak awal tahun.

Salah satu alasan yang disampaikan pihak terkait yaitu bendahara Dinas Kesehatan Aceh Selatan Fitri Rahmadani,  saat dikonfirmasi pihak media melalui pesan Whatsapp,Jumat 19/12/2025 mengatakan “Waalaikumsalam iya Dinkes masih Kendala di jaringan yang belum bisa.bukan ditahan kami usahakan tiap hari. SPM non kapitasi itu termasuk “LS” jadi batas waktu terakhir itu s.d 29 bukan 20 jadi mohon bersabar bu” Itu lah jawban dari pihak Dinas kesehatan Aceh Selatan.

Menurut salah seorang Pemuda Peduli Kebijakan, Anhar Sawang, Jawaban dari bendahara kesehatan Aceh Selatan itu sangat Konyol dan tidak mendasar, karena kita tau semua gangguan jaringan itu terjadi baru tiga minggu ini, sedangkan Hak para Nakes itu sudah tertahan selama delapan bulan bahkan bulan duabelas ini masuk sembilan bulan , logika aja kita berpikir inj jelas Pembodohan.

Lanjut Anhar, Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan pada pasal 75 ayat 3, BPJS Kesehatan wajib membayar klaim kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) paling lambat 15 hari kerja sejak berkas klaim dinyatakan lengkap dan telah diverifikasi,” katanya.

Tapi paktanya dilapangan, Ratusan tenaga nakes Aceh Selatan setiap tahun selalu mengalami penderitaan , karena hak mereka yang sudah bekerja setiap hari untuk menjadi garda terdepan dalam menangani kesehatan masyarakat, jangan kan mendapatkan penghargaan dari pemerintah Daerah, malahan Hak mereka pun setiap tahun ditahan, dengan Alasan tidak masuk di akal, ucap Anhar.

Salah satu tenaga Honorer dari Nakes yang namanya tidak ingin dicantumkan dalam berita ini, menganggap, Alasan tersebut dinilai tidak sepenuhnya dapat diterima oleh para tenaga kesehatan. Mereka menilai keterlambatan hingga masuk sembilan bulan menunjukkan lemahnya manajemen dan kurangnya keseriusan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan yang bersifat rutin dan berulang setiap tahun.

“Kami tetap bekerja melayani masyarakat tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah keterbatasan fasilitas. Tapi hak kami justru terabaikan berbulan-bulan. Alasan jaringan susah, ini seolah olah dijadikan pembenaran,” keluhnya

Para nakes juga menyebutkan bahwa keterlambatan pencairan dana non kapitasi berdampak langsung pada kondisi ekonomi mereka. Tidak sedikit tenaga kesehatan yang bergantung pada dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membayar cicilan, hingga biaya pendidikan anak.ucapnya penuh harap.

Harapan para Nakes, kepada pemerintah Daerah , agar bisa membantu untuk mencairkan Dana Non Kapitasi yang merupakan Hak kami, tolong lah kami pak, tutup nya sambil berlinang air mata. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

“𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗰𝗲𝗵? 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗛𝗶𝗸𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 ‘𝗦𝗲𝗿𝗮𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗸𝗸𝗮𝗵’ 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮!”

“𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿𝗸𝗮𝗵 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗰𝗲𝗵? 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗛𝗶𝗸𝗮𝘆𝗮𝘁 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 ‘𝗦𝗲𝗿𝗮𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗲𝗸𝗸𝗮𝗵’ 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝘁𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮!”

News   Peristiwa
Bekas Longsoran Batu Menggantung di Jalur Tapaktuan–Medan, Ketua RAPI Aceh Selatan Desak Penanganan Cepat

Bekas Longsoran Batu Menggantung di Jalur Tapaktuan–Medan, Ketua RAPI Aceh Selatan Desak Penanganan Cepat

Berita   Nanggroe   News
Dikebut TNI, Dua Jembatan Strategis di Aceh Selatan Masuki Tahap Konstruksi Penting

Dikebut TNI, Dua Jembatan Strategis di Aceh Selatan Masuki Tahap Konstruksi Penting

Berita   Nanggroe   News
Di Tepi Krueng Kluet, Kepemimpinan RAPI Lokal Kluet Utara Resmi Beralih ke Azhardi JZ01TLN

Di Tepi Krueng Kluet, Kepemimpinan RAPI Lokal Kluet Utara Resmi Beralih ke Azhardi JZ01TLN

Berita   Headline   News
Pemasangan Lanjutan Jembatan Aramco di Pasi Rasian dikerjakan Secara Gotong Royong oleh TNI dan Warga

Pemasangan Lanjutan Jembatan Aramco di Pasi Rasian dikerjakan Secara Gotong Royong oleh TNI dan Warga

Berita   Nanggroe   News
Harga Pupuk Subsidi Melebihi Het, Lsm Kaliber Aceh Desak KP3 Evaluasi Seluruh Distributor dan Kios di Aceh Tenggara

Harga Pupuk Subsidi Melebihi Het, Lsm Kaliber Aceh Desak KP3 Evaluasi Seluruh Distributor dan Kios di Aceh Tenggara

Berita   Nanggroe   News
Petani Leuser Mengeluh, Harga Pupuk Urea Subsidi Tembus Rp125 Ribu per Zak

Petani Leuser Mengeluh, Harga Pupuk Urea Subsidi Tembus Rp125 Ribu per Zak

Berita   Headline   News
Satreskrim Polres Aceh Selatan Ringkus Pelaku Pencurian Minyak Nilam di Kluet Utara

Satreskrim Polres Aceh Selatan Ringkus Pelaku Pencurian Minyak Nilam di Kluet Utara

Berita   Nanggroe   News
KEDALAMAN AKAL DAN KEHENINGAN UCAPAN

KEDALAMAN AKAL DAN KEHENINGAN UCAPAN

Kolom   News
Ketua Baitul Mal Aceh Selatan Tinjau Griya Tuan Tapa, Tegaskan Dana Umat Harus Berdampak Nyata

Ketua Baitul Mal Aceh Selatan Tinjau Griya Tuan Tapa, Tegaskan Dana Umat Harus Berdampak Nyata

Berita   Nanggroe   News
error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!