Produk Pegadaian Syariah di Aceh Selatan Kian Diminati, Layanan Gadai Emas Masih Jadi Primadona

Akurat Mengabarkan - 13 November 2025
Produk Pegadaian Syariah di Aceh Selatan Kian Diminati, Layanan Gadai Emas Masih Jadi Primadona
  Akurat Mengabarkan
Penulis
|
Editor
Bagikan:

KBBAceh.News | Tapaktuan, – Produk-produk Pegadaian Syariah di Aceh Selatan semakin diminati masyarakat. Layanan berbasis syariah yang ditawarkan tidak hanya terbatas pada produk gadai, tetapi juga mencakup layanan non-gadai dan pembiayaan berbasis emas.

Pimpinan Cabang Pegadaian Tapaktuan Zeri Sahputra,S.Si mengatakan, ada tiga jenis produk utama yang ditawarkan, yaitu gadai, non-gadai, dan produk berbasis emas. Dari ketiganya, layanan gadai emas tetap menjadi produk unggulan.

“Produk gadai emas masih menjadi pilihan utama masyarakat karena prosesnya cepat, aman, dan sesuai prinsip syariah,” kata Alumnus SMAN Modal Bangsa Aceh tersebut dengan senyum ramah

Selain produk gadai, Pegadaian Syariah juga menawarkan produk non-gadai yang berbasis kredit dengan jaminan seperti BPKB kendaraan. Layanan ini termasuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui Pegadaian, bekerja sama dengan Bank BRI sebagai induk perusahaan.

“KUR ini menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Besaran pinjaman maksimal Rp10 juta, dan semua pengajuan diverifikasi langsung melalui sistem Kementerian Koperasi dan UKM,” jelas Zeri.

Salah satu keunggulan Pegadaian Syariah adalah sistemnya yang fleksibel dan ramah terhadap nasabah. Ketika jatuh tempo, nasabah yang belum mampu melunasi pinjaman tidak serta-merta kehilangan barang jaminan.

“Nasabah cukup membayar biaya sewa modal untuk memperpanjang masa gadai. Bahkan, jika harga emas naik, nilai pinjaman juga bisa ditambah sesuai taksiran terbaru,” tambahnya.

Sistem perpanjangan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan waktu lebih lama untuk melunasi pinjamannya tanpa kehilangan barang berharga.
“Banyak nasabah yang memperpanjang gadai hingga bertahun-tahun. Fleksibilitas ini membuat Pegadaian tetap dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, tingkat kredit bermasalah di Aceh Selatan tergolong sangat rendah. “Dalam sebulan, hanya sekitar lima nasabah yang terlambat menebus. Biasanya setelah dihubungi, mereka segera datang untuk menyelesaikan kewajiban,” katanya.

Dengan berbagai inovasi dan kemudahan tersebut, Pegadaian Syariah terus memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya membantu kebutuhan dana cepat, tetapi juga mendukung perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Aceh Selatan. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

error: Jangan Suka Copy Punya Orang, Jadilah Manusia Yang Kreatif!!