KBBAceh.News | Tapaktuan – Penderita asam urat perlu memperhatikan pola makan sehari-hari sebab asupan yang salah dapat memperparah kondisi, bahkan memicu kambuhnya gejala dengan cepat.
Menghindari makanan tinggi purin menjadi langkah utama dalam menjaga kadar asam urat tetap stabil agar tubuh tidak mengalami serangan mendadak.
Selain itu, memilih makanan yang tepat membantu meringankan peradangan serta menjaga metabolisme tubuh tetap sehat meskipun memiliki riwayat penyakit asam urat.
Dengan pola makan seimbang, penderita asam urat bisa tetap menikmati makanan lezat tanpa harus khawatir kondisi kesehatannya semakin memburuk setiap saat.
Dirangkum dari laman Halodoc.com dan Alodokter.com, berikut sepuluh makanan dan minuman yang cocok untuk penderita asam urat.
1. Sayuran Rendah Purin
Sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral yang penting untuk tubuh, tetapi penderita asam urat harus memilih jenis yang rendah purin agar tetap aman.
Jenis sayuran yang baik dikonsumsi meliputi wortel, mentimun, selada, kentang, paprika, dan kale karena kandungan purinnya rendah.
Mengolah sayuran dengan cara sederhana seperti merebus atau mengukus membuat nutrisi tetap terjaga sekaligus menghindari tambahan minyak berlebih. Kebiasaan ini penting agar kesehatan penderita asam urat tetap terjaga dalam jangka panjang.
2. Buah-buahan
Buah mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga sistem imun tetap kuat dan metabolisme bekerja dengan baik. Bagi penderita asam urat, buah kaya vitamin C sangat dianjurkan.
Jenis buah yang baik dikonsumsi adalah jeruk, kiwi, apel, ceri, anggur, pir, dan tomat. Semua buah ini rendah purin dan kaya nutrisi penting.
Rutin mengonsumsi buah dapat membantu mempercepat pembuangan asam urat dari tubuh. Selain itu, buah juga menurunkan risiko kambuhnya serangan asam urat.
3. Teh Hijau
Teh hijau dikenal sebagai minuman kaya antioksidan yang bermanfaat mengurangi produksi asam urat dalam tubuh. Kandungan katekin di dalamnya bekerja aktif menekan peradangan sendi.
Hal ini juga mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal.
Teh hijau rendah kalori sehingga aman dijadikan minuman harian. Selain itu, teh ini mendukung metabolisme tubuh lebih sehat dan bugar.
4. Yoghurt
Yoghurt rendah lemak aman dikonsumsi penderita asam urat karena kandungan purinnya sangat rendah. Selain itu, yoghurt juga menjadi sumber protein sehat dan probiotik alami.
Probiotik pada yoghurt membantu meningkatkan kesehatan usus sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini dapat memengaruhi metabolisme purin dalam tubuh.
Rutin mengonsumsi yoghurt membantu mengurangi risiko peradangan. Dengan begitu, penderita asam urat tetap bisa menikmati protein tanpa khawatir.
5. Ikan Salmon
Salmon mengandung omega-3 yang bermanfaat menekan peradangan akibat asam urat.
Kandungan lemak sehatnya juga membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Salmon bisa dijadikan sumber protein alternatif dibandingkan daging merah. Daging merah memiliki purin tinggi sehingga lebih berisiko bagi penderita asam urat.
Mengonsumsi salmon dalam porsi wajar membantu memenuhi kebutuhan protein. Selain itu, nutrisi dalam salmon mendukung pemulihan kesehatan tubuh.
6. Karbohidrat Komplek
Karbohidrat kompleks dicerna tubuh lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana. Kondisi ini membuat kadar gula darah lebih stabil dan energi bertahan lama.
Jenis karbohidrat kompleks juga mendukung proses pembuangan asam urat. Beberapa contoh yang baik adalah beras merah, jagung, ubi, dan kentang.
Konsumsi rutin karbohidrat kompleks membantu menjaga kesehatan penderita asam urat.
Selain itu, jenis makanan ini bisa mengurangi risiko serangan berulang.
7. Alpukat
Alpukat kaya lemak sehat yang baik untuk penderita asam urat. Selain itu, alpukat juga mengandung vitamin E dan antioksidan yang bermanfaat.
Lemak sehat pada alpukat berfungsi menekan peradangan dalam tubuh. Sementara antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Mengonsumsi alpukat secara teratur bisa menjadi pilihan camilan sehat. Selain enak, alpukat juga memberikan manfaat nyata bagi penderita asam urat.
8. Telur
Telur merupakan sumber protein rendah purin yang aman bagi penderita asam urat.
Mengonsumsinya tidak akan meningkatkan risiko kambuh secara signifikan.
Protein dalam telur membantu menjaga massa otot tetap kuat. Selain itu, protein juga berperan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
Mengolah telur dengan cara direbus lebih sehat dibandingkan digoreng. Cara sederhana ini membuat manfaat telur semakin optimal untuk kesehatan.
9. Jahe
Jahe dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang membantu meredakan nyeri. Rempah ini juga efektif menurunkan peradangan akibat penumpukan asam urat.
Jahe bisa ditambahkan ke makanan maupun minuman hangat. Konsumsi rutin memberikan manfaat kesehatan yang cukup besar.
Selain menenangkan tubuh, jahe juga membantu melancarkan peredaran darah.
Dengan begitu, penderita asam urat merasa lebih nyaman menjalani aktivitas.
10. Teh Hibiscus
Teh hibiscus adalah minuman herbal yang terbukti membantu menurunkan kadar asam urat.
Kandungan senyawa aktifnya mencegah terbentuknya kristal pada persendian.
Minuman ini juga bersifat menyegarkan dan rendah kalori. Hal itu membuatnya aman untuk dijadikan konsumsi harian penderita asam urat.
Rutin meminum teh hibiscus dapat menjaga metabolisme tubuh tetap stabil. Selain itu, manfaatnya mendukung kesehatan ginjal dan sistem peredaran darah.
Mengelola penyakit asam urat tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga pada pola makan yang disiplin, seimbang, serta pemilihan makanan rendah purin.
Langkah kecil seperti mengganti makanan berisiko tinggi dengan pilihan sehat mampu memberi dampak besar bagi kestabilan kadar asam urat dalam tubuh.
Selain itu, mengombinasikan makanan bernutrisi dengan olahraga teratur dan hidrasi cukup bisa membantu mengurangi serangan asam urat secara signifikan.
Dengan gaya hidup sehat dan pilihan makanan tepat, penderita asam urat dapat menjalani aktivitas harian lebih nyaman serta mengurangi risiko kambuh yang menyakitkan. (Red)