KBBAceh.News | Tapaktuan – Sejumlah sopir truk pengangkut biji besi mengaku kecewa dengan pemberitaan yang menyebut kendaraan mereka diduga tidak memiliki surat uji KIR.
Mereka menegaskan bahwa seluruh kendaraan yang beroperasi telah dilengkapi dokumen resmi sesuai aturan, katanya kepada media KBBAceh.News, Selasa malam 19/08/2025.
Seorang sopir, Junaidi (45), mengatakan pemberitaan yang beredar membuat dirinya dan rekan-rekan seprofesi merasa dirugikan. “Kami sangat kecewa, seolah-olah kami membawa truk yang tidak layak jalan. Padahal, setiap truk yang kami kemudikan sudah menjalani uji KIR dan dinyatakan layak jalan,” ujar Junaidi kepada wartawan,
Menurutnya, tuduhan tersebut dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap para sopir maupun perusahaan. “Kalau ada berita seperti itu, keluarga kami juga jadi ikut cemas. Mereka khawatir kami bawa kendaraan tidak aman. Padahal, kami tidak pernah berani turun ke jalan kalau tidak lengkap surat-suratnya,” tambahnya.
Hal senada disampaikan oleh sopir lainnya, Rahmat (38). Ia menuturkan bahwa setiap kali memasuki pelabuhan atau titik pemeriksaan, pihaknya selalu menunjukkan bukti KIR yang masih berlaku. “Kami punya bukti KIR lengkap. Kalau ada pemeriksaan, kami siap tunjukkan. Jadi tidak benar kalau dikatakan kami tidak ada KIR,” ungkap Rahmat.
Para sopir berharap agar pemberitaan terkait angkutan biji besi lebih berimbang dengan memeriksa langsung ke lapangan. “Kami minta media menulis sesuai fakta di lapangan. Jangan sampai berita merugikan kami sebagai sopir yang hanya mencari nafkah buat keluarga yang menanti di rumah,” tutup Junaidi. (Red)